MLBB Versus: Dua hero dengan gaya bertarung yang mirip. Siapakah pemenang dalam pertarungan yang sesungguhnya?

0
2729

Paquito melawan Chou. Pertandingan sengit antara Badang dan Masha. Benedetta dan Natalia terjun dalam pertempuran tak kasat mata. Adu pedang elegan antara Guison dengan Lancelot. Menurut kamu, siapakah yang unggul jika mereka saling bertanding menggunakan kemampuan sesungguhnya jika dalam kehidupan nyata? Kami mencoba membongkarnya, dalam artikel edisi versus, untuk mencari siapa yang dapat membawa pulang Kemenangan.

Chou vs. Paquito

Chou vs. Paquito

Kung-Fu Boy melawan The Heavenly Fist. Jika kamu mengadu dua fighter ini dalam street fight. Pasti bakal menjadi ajang adu jotos yang epic. Chou dinobatkan sebagai salah satu fighter terkuat di dalam game. Dia memiliki mobilitas luar biasa, dan dia menggunakan kelebihannya ini untuk mengeluarkan kombinasi dari gerakan Kung-Fu nya yang mematikan. Dia melancarkan kombinasi brutal antara pukulan dan tendangan roundhouse. Dilatih oleh seorang biksu misterius, dia juga memiliki kemampuan pemulihan untuk membantunya bertahan dari serangan. 

Di sisi lain, Paquito adalah seorang petinju yang tanpa basa-basi mampu memberikan kerusakan yang hebat. Dia mampu memberikan pukulan juga menahan pukulan, yang membuktikan bahwa dia memiliki ketahanan hebat untuk menerima pukulan keras. Dia memiliki segudang gerakan tinju seperti jab, power punch, dan elbow strike yang dapat dengan mudah menumbangkan lawannya. Dia mampu melakukan dash dan menyergap, serta memberikan serangan kejutan pada musuh hingga membuat mereka terkapar di tanah.

Ini pertarungan yang sengit! Tapi kayaknya nih, Chou bakal merebut kemenangan dengan kecepatan dan kemampuannya dalam berbagai aspek. Sedangkan Paquito memiliki kekuatan pada setiap pukulannya, memberikan tinju pada petarung lincah seperti Chou akan menjadi faktor penentu. Menjadi musuh Chou pasti akan sulit menebak gerakan lincahnya. Jika Paquito mampu mengantisipasi serangan Chou yang berikutnya, mungkin dia dapat bertahan hingga bel final dibunyikan.

Skor Akhir (Dari total 5): Chou 3 | Paquito 2

Badang vs. Masha

Jika kamu memasukkan mereka berdua ke dalam ring, pertarungan ini mungkin terlihat timpang karena beda gender, namun sebenarnya seimbang. Kedua fighter sama-sama membanggakan tinjunya yang kuat, yang mereka gunakan untuk mendominasi pertandingan. Tinju Badang yang perkasa adalah kekuatan yang harus diperhitungkan, dia dapat menyalurkan seluruh kekuatannya pada kedua tangan, dan menghasilkan tinju yang luar biasa kuat saat mengenai musuhnya. Kekuatannya yang ekstrim mampu menumbangkan musuh dalam keadaan satu lawan satu. Sebagai jagoan yang kuat, Badang mengintimidasi lawannya dengan kekuatan, namun hal ini dapat dihindari jika kamu bermain dengan cerdik.

Sedangkan, sang wanita berseker, Masha, tidak boleh diremehkan. Dia menyimpan kekuatan kuno dan tenaga layaknya hewan liar. Kedua sumber energi itu meningkatkan kekuatan dan movement speednya untuk memberikan serangan tanpa henti. Dia pun juga tidak cepat lelah. Setelah dia mendapatkan posisi yang pas, dia mampu mengeluarkan serangan yang akurat dan tidak dapat dihentikan. Menurut kami, ini adalah kombinasi yang mematikan!

Pertarungan ini cukup sulit untuk dinilai. Namun menurut kami, Masha lebih unggul dengan kekuatan dan kecepatannya, karena membuat kesulitan berlipat ganda bagi sang Tribal Warrior, Badang. Adu pukul mereka tidak bisa terelakkan, namun karena Masha memiliki HP lebih banyak, mungkin dia mampu untuk menghindari serangan membabi buta dari Badang. Perbedaannya sangat tipis.

Skor Final (Dari Total 5): Masha 3 | Badang 2

Benedetta vs. Natalia

Anggap saja, kita membawa dua assassin cerdik ini ke dalam lorong yang gelap untuk bertarung hingga mati, pastinya akan menjadi gemuruh duel penuh taktik dan tebasan yang ganas! Kedua wanita ini menguasai kemampuan membunuh untuk menuntaskan semua tugas pembantaian. Benedetta, sang Shadow Ranger, memiliki motivasi demi tujuan yang mulia, jadi kita bisa berharap kalau dia akan penuh semangat mengeluarkan semua kemampuannya. Sebagai seorang ahli pedang, dia mampu untuk melancarkan tebasan akurat. Dalam kegelapan dia adalah sosok yang sangat berbahaya, dia pun menggunakannya untuk mendapatkan keuntungan, agar bisa memberikan serangan mengejutkan serta mematikan. Selain itu, dia dapat bertahan dengan sangat baik serta mampu membalas serangan dengan akurat menggunakan counter-attack miliknya.

Tidak terlihat adalah trik khusus Natalia. Dia dapat menghasilkan damage yang lebih besar dengan menyerang musuhnya dari belakang. Keahliannya menggunakan smoke bomb untuk membingungkan musuh dapat membalikkan keadaan, karena dapat mengganggu penglihatan dan mengelabui musuh. Natalia juga mampu menggunakan dashnya yang mematikan untuk membantai lawan dengan cakarnya.

Dengan ruang yang agak sempit (bertarung di lorong), Benedetta mampu mengambil keuntungan. Serangan tebasan kilatnya mampu menerjang dan memberatkan Natalia, karena mungkin sulit bagi Natalia untuk bermanuver dalam taktik bersembunyinya dengan area yang sempit. Jika ada pertandingan ulang di tempat yang terbuka dan lebih luas, mungkin hasilnya akan berbeda.

Skor Final (Dari Total 5): Benedetta 4 | Natalia 1

Gusion vs. Lancelot

Gusion vs. Lancelot

Last but not least, pertarungan pria berparas tampan antara Gusion dan Lancelot. Mari kita adakan pertandingannya di dalam lapangan indoor sekolahan. Kenapa begitu? Karena ada olahraga yang namanya ‘dodge ball’, kali ini kita punya yang namanya ‘dodge blade’. Ini adalah pertarungan terhebat yang mengutamakan kelincahan, kecepatan, dan tentu saja, posisi bertarung! Pemenangnya adalah dia yang mampu menghindari tebasan dan sayatan dari pedang. Gusion tidak hanya mempunyai trik pedang dan pose bertarung yang elegan. Sebagai kombinasi yang sempurna antara kekuatan dan sihir, Gusion punya Holy Blade yang cukup mematikan.

Sedangkan Lancelot adalah sosok berparas tampan dengan naluri matador pembunuh yang kejam. Assassin yang satu ini sangat lincah dan mampu menghindari serangan yang sangat rumit sekalipun. Menyerangnya dengan serangan biasa akan menjadi tantangan yang besar. Charge attack miliknya mampu menusuk musuh hingga mati, karena serangan tersebut adalah serangan langsung yang penuh dengan kekuatan. Dia juga memiliki teknik pedang yang menawan untuk mengelabui dan memberikan damage pada musuhnya.

Berdasarkan kelincahan dan kemampuan mereka menggunakan senjata, skor yang kami berikan pada pertandingan ini adalah seimbang. Gusion mungkin memiliki keuntungan dengan menggunakan belatinya yang banyak, namun kelincahan Lancelot yang lebih hebat dapat menghindari serangannya. Serangan dash Gusion memiliki batas jarak, begitu pula serangan charge milik Lancelot. Mereka dapat memilih untuk bertarung dari jarak jauh di dalam lapangan indoor, tapi kita semua tahu kalau itu bakal jadi hal membosankan.

Skor Final (Dari Total 5): Seimbang (Masing-masing 2.5)

Jangan lupa untuk top up Diamond Mobile Legends kamu hanya di Codashop. Kami pastikan lebih cepat dan nyaman, supaya kamu bisa menikmati pengalaman gaming anti-ribet.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here